Lamunannya saat hujan tak sudah
Seperti bunga mati tak lagi merekah
Tatapannya menerawang ke awan mendung
Teringat saat suka duka merundung
Angannya tentang dia berkecamuk
Tak bisa bersua hanya bisa mengamuk
Percakapan di kepala tiada henti
Isyaratkan perasaan tak pernah mati
Semua tak pernah peduli.

Tetap, hanya hujan yang mampu mengerti.

Untitled
-nb-

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s