“rindu itu apa?” tanyaku pada seorang yang terabaikan. ia bergeming, lalu duduk mendekap lutut. rindu, segetir itukah?

“rindu itu apa?” tanyaku pada seorang yang kesepian. ia diam, lantas menyudut di tepi dinding kusam. rindu, sedingin itukah?

“rindu itu apa?” tanyaku pada seorang yang ditinggalkan. ia membuang muka, lantas beringsut menjauh. rindu, seperih itukah?

“rindu itu apa?” tanyaku pada seorang yang patah hati. ia tercekat, lalu embun mulai jatuh dari kelopak matanya. rindu, sepedih itukah?

“rindu itu apa?” tanyaku pada seorang yang sedang mencintai diam-diam. ia bersimpuh, lalu bergumam memanjatkan doa-doa. rindu, sehening itukah?

“rindu itu apa?” tanyaku pada seorang yang terluka. ia berpaling, sesak, dan berpetir air mata. rindu, sesakit itukah?

pada akhirnya, aku tetap tak tahu rindu itu apa. sampai suatu ketika kau datang bersama riang. lantas pergi menyisakan kehilangan.

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s